Rp17,6 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Provinsi di Dairi, 3 Kilometer Mulai Dikerjakan
DAIRI – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp17.634.600.000 untuk penanganan jalan provinsi di Kabupaten Dairi. Pekerjaan tersebut mencakup ruas Sumbul Pegagan–Tigabaru–Sumbul Jahe dan saat ini telah memasuki tahap awal pelaksanaan.
Proyek tersebut menggunakan sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 620/476/KTR/UPTD-BMCK-SDK/VII/2026 yang ditandatangani pada 16 Juli 2026.
Paket pekerjaan itu memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dengan penyedia jasa PT Sinar Kasih Renhard.
Kepala UPTD Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Sidikalang, Daud Sembiring, membenarkan bahwa kegiatan tersebut sudah mulai dikerjakan, termasuk pekerjaan awal di lapangan.
Tangani 3 Kilometer Jalan
Penanganan tahun ini mencakup sekitar 3 kilometer jalan. Pekerjaan meliputi peningkatan badan jalan dengan konstruksi aspal hotmix, pasangan batu, pembangunan drainase, galian biasa serta pekerjaan beton pada sejumlah bagian bahu jalan.
Ruas Sumbul Pegagan–Tigabaru–Sumbul Jahe sendiri memiliki panjang keseluruhan sekitar 29,5 kilometer.
Berdasarkan kondisi terakhir yang disampaikan UPTD BMCK Sidikalang, sekitar 17,8 kilometer ruas tersebut berada dalam kondisi baik, sementara 11,7 kilometer lainnya mengalami kerusakan.
Dengan penanganan sepanjang 3 kilometer pada tahun anggaran 2026, masih terdapat sekitar 8,7 kilometer ruas yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Warga Harapkan Perbaikan Berlanjut
Masyarakat yang berada di sekitar ruas jalan tersebut menyambut baik dimulainya pekerjaan. Warga berharap pembangunan tidak berhenti pada titik yang sedang ditangani tahun ini, tetapi secara bertahap dapat mencakup seluruh bagian jalan yang masih mengalami kerusakan.
Sejumlah warga, di antaranya marga Lingga dan Maibang, menilai kondisi jalan sangat berkaitan dengan kelancaran mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Mereka berharap pemerintah dapat melanjutkan penanganan terhadap ruas-ruas yang masih rusak sehingga akses masyarakat menjadi lebih nyaman dan mendukung kegiatan perekonomian di wilayah Dairi.
Dengan anggaran Rp17,6 miliar tersebut, masyarakat kini menantikan hasil pekerjaan di lapangan serta berharap kualitas pembangunan sesuai dengan ketentuan teknis dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. (RED/KR)
Komentar
Posting Komentar