Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Bentrokan Sengketa Lahan Pangguruan Libatkan Sekitar 50 Massa, Empat Orang Luka dan Ekskavator Dibakar

Gambar
DAIRI — Sengketa lahan di Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, memanas hingga berujung bentrokan pada Sabtu (29/8/2026). Peristiwa yang melibatkan sekitar 50 orang tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami luka dan satu unit alat berat jenis ekskavator dibakar. Bentrokan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan perladangan Tombak Lama/Tombak Batu Ganda, Dusun III Tinorpa/Tamboro, Desa Pangguruan. Kapolsek Sumbul AKP Rapolo Tambunan membenarkan adanya bentrokan tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyebut polisi bersama personel Polres Dairi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. “Masih penyelidikan ya. Benar, ada kurang lebih 50 orang bentrok hingga satu unit alat berat dibakar. Ada korban luka dibawa ke RSUD,” ujar Rapolo. Tiga Warga Mengaku Menjadi Korban Dalam peristiwa tersebut, Syahril Siboro (42), Jonnes Siboro (42), dan Jamilun Sihotang (54) dilaporkan mengalami luka dan mendapatkan perawatan medis. Syahril mengatakan, m...

Bukan Penemuan Baru, Mengapa Tepung Pemadam Api Baru Viral Setelah Disorot Presiden Prabowo?

Gambar
JAKARTA — Sebuah inovasi berbahan dasar singkong kembali menjadi perbincangan publik setelah Presiden Prabowo Subianto menyoroti pemanfaatan tepung ubi atau singkong untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di media sosial, isu tersebut kemudian berkembang menjadi narasi seolah-olah Indonesia baru saja menemukan teknologi pemadam api berbahan singkong. Namun, penelusuran menunjukkan ceritanya tidak sesederhana itu. Jauh sebelum istilah “ubi bombing” ramai dibicarakan pada 2026, inovasi pemadam api berbahan kulit singkong telah dikembangkan oleh Aryanto Misel, seorang inovator asal Cirebon. Pertanyaannya kemudian bukan lagi sekadar “apakah tepung singkong bisa memadamkan api?” Pertanyaan yang lebih penting adalah: Mengapa inovasi berbahan singkong yang sudah lama pernah diperkenalkan kembali menjadi perhatian nasional setelah Presiden Prabowo membicarakannya? Jejak inovasi sudah ada sejak bertahun-tahun lalu Aryanto Misel sebelumnya telah memperkenalka...

Demo DPR Berujung Ricuh, 65 Orang Diamankan: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Jakarta?

Gambar
JAKARTA — Aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026), berujung kericuhan setelah rangkaian unjuk rasa yang pada awalnya menyuarakan sejumlah tuntutan publik berkembang menjadi bentrokan antara sebagian massa dan aparat keamanan. Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan telah mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi untuk menciptakan gangguan keamanan. Dari jumlah tersebut, dua orang disebut telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Demonstrasi awalnya membawa sejumlah tuntutan Aksi di depan kompleks parlemen diikuti sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa. Salah satu tuntutan yang mengemuka adalah dorongan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan, disertai kritik terhadap persoalan korupsi dan berbagai kebijakan pemerintah. Demonstrasi tersebut juga berlangsung dalam suasana yang berkaitan dengan peringatan satu tahun rangkaian aksi besar yang terjadi pa...

Kericuhan Peringatan Hari Damai Aceh, Anggota TNI Dilaporkan Jadi Korban Pengeroyokan

Gambar
BANDA ACEH – Kericuhan yang terjadi saat peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh pada Sabtu (15/8/2026) tidak hanya mengakibatkan kerusakan fasilitas, tetapi juga menimbulkan korban dari berbagai pihak. Berdasarkan informasi yang beredar, seorang anggota TNI dilaporkan menjadi korban pengeroyokan saat situasi di lokasi aksi memanas. Rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap anggota TNI tersebut turut beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik. Kericuhan bermula ketika terjadi ketegangan antara sebagian massa aksi dan aparat keamanan. Situasi yang awalnya berlangsung kondusif kemudian berubah menjadi bentrokan setelah muncul perselisihan terkait sejumlah agenda aksi yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh. Selain bentrokan antara massa dan aparat, aksi tersebut juga diwarnai perusakan sejumlah fasilitas. Dalam video yang viral, terlihat lambang Garuda dicopot dari sebuah bangunan dan kemudian dirusak oleh se...

Miris!!! Lambang Garuda Diinjak Saat Aksi Demonstrasi di Aceh, Massa Sampaikan Sejumlah Tuntutan

Gambar
BANDA ACEH – Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang digelar di Banda Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026, berujung ricuh setelah terjadi bentrokan antara massa dan aparat keamanan. Dalam insiden tersebut, beredar video yang memperlihatkan lambang Garuda dicopot dari sebuah bangunan dan kemudian diinjak oleh sejumlah peserta aksi. Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik karena lambang Garuda merupakan simbol negara yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memicu beragam reaksi dari masyarakat. Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, aksi awalnya merupakan bagian dari kegiatan memperingati Hari Damai Aceh atau peringatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki tahun 2005 yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Aceh. Dalam kegiatan tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan pelaksanaan butir-butir MoU Helsinki, penguatan kewenangan khusus Aceh, pengelolaan sumber daya alam, peningkatan kese...

Sidang PT GRUTI Hadirkan Empat Ahli IPB, Soroti Tuduhan Kerusakan Lingkungan dan Status Perizinan

Gambar
DAIRI – Pengadilan Negeri Sidikalang kembali melanjutkan persidangan perkara yang menjerat PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT GRUTI) terkait dugaan perusakan kawasan hutan. Dalam sidang yang digelar Kamis (13/8/2026), majelis hakim mendengarkan keterangan dari empat saksi ahli yang dihadirkan pihak terdakwa. Keempat ahli tersebut berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan memberikan pandangan sesuai bidang keilmuan masing-masing, mulai dari hidrometeorologi, lingkungan, konservasi, hingga perizinan kehutanan. Salah satu saksi ahli, Dr. Idung Risdianto, yang memiliki keahlian di bidang hidrometeorologi, menyampaikan bahwa berdasarkan kajian ilmiah dan hasil verifikasi lapangan, lokasi yang dipersoalkan tidak menunjukkan adanya sungai maupun anak sungai sebagaimana yang disebut dalam perkara. Menurutnya, kesimpulan tersebut diperoleh dari analisis data ilmiah yang kemudian dibandingkan dengan hasil pengecekan langsung di lapangan. Ia juga menyatakan bahwa temuann...

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Wilayah Sumatera Utara, Getaran Terasa Hingga Berbagai Daerah

Gambar
DAIRI TIGER – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Sumatera Utara pada Sabtu (15/8/2026) sore. Berdasarkan data aplikasi BMKG yang diunggah pada pukul 19.12 WIB, gempa terjadi pada pukul 17.54.52 WIB. Pusat gempa berada sekitar 20 kilometer tenggara Kabupaten Simalungun dengan kedalaman 163 kilometer. Lokasi gempa tercatat pada koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur. Meski berpusat di wilayah Simalungun, getaran gempa dirasakan di berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh. BMKG mencatat intensitas gempa mencapai skala IV MMI di Sibolga, sementara sejumlah wilayah lain merasakan getaran pada skala III hingga IV MMI. Daerah yang dilaporkan merasakan gempa antara lain Medan, Deli Serdang, Aceh Besar, Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Nagan Raya, Simeulue, Padang Sidempuan, Bener Meriah, Nias Barat, Nias Selatan, dan Gunung Sitoli. Bagi warga Desa Parbuluan VI, Kabupaten Dairi, loka...

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores dan Maumere, Puluhan Korban Dilaporkan Meninggal

Gambar
MAUMERE, DAIRI TIGER – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Guncangan kuat dirasakan di Maumere, Ende, Nagekeo, Labuan Bajo, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Berdasarkan informasi awal, gempa terjadi sekitar pukul 05.58 WITA dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 68 kilometer sebelah utara Kota Ende pada kedalaman sekitar 10–15 kilometer. Gempa yang tergolong dangkal tersebut memicu kepanikan warga dan menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi. Warga di kawasan pesisir diminta menjauhi pantai dan segera menuju lokasi yang lebih tinggi. Namun setelah dilakukan pemantauan lebih lanjut, peringatan tsunami tersebut kemudian dicabut karena tidak ditemukan ancaman signifikan terhadap wilayah pesisir. Laporan sementara dari Badan Nasional Penanggulangan...

SIDANG PT GRUTI UNGKAP KLARIFIKASI EMPAT TITIK KOORDINAT, BWS SUMATERA I NYATAKAN TAK ADA SUNGAI DAN GARIS SEMPADAN

Gambar
DAIRI — Persidangan perkara dugaan perusakan kawasan hutan yang menjerat PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT GRUTI) di Pengadilan Negeri Sidikalang mengungkap keterangan baru terkait keberadaan sungai dan garis sempadan pada empat titik koordinat di wilayah konsesi perusahaan, Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi. Keterangan tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dairi, Oloan Hasugian, saat hadir sebagai saksi dalam persidangan, Kamis (6/8/2026). Oloan menjelaskan, sebelumnya PT GRUTI meminta informasi kepada Pemerintah Kabupaten Dairi mengenai keberadaan sungai dan garis sempadan pada empat titik koordinat tersebut. Karena penetapan sungai dan garis sempadan bukan kewenangan DLH, Pemkab Dairi kemudian meminta penjelasan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Alas-Singkil. “Normatifnya, surat dari PT GRUTI harus kami jawab. Tetapi karena kewenangan menentukan sungai dan sempadannya bukan berada pada Dinas Lingkungan Hi...

Rp17,6 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Provinsi di Dairi, 3 Kilometer Mulai Dikerjakan

Gambar
DAIRI – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp17.634.600.000 untuk penanganan jalan provinsi di Kabupaten Dairi. Pekerjaan tersebut mencakup ruas Sumbul Pegagan–Tigabaru–Sumbul Jahe dan saat ini telah memasuki tahap awal pelaksanaan. Proyek tersebut menggunakan sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 620/476/KTR/UPTD-BMCK-SDK/VII/2026 yang ditandatangani pada 16 Juli 2026. Paket pekerjaan itu memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dengan penyedia jasa PT Sinar Kasih Renhard. Kepala UPTD Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Sidikalang, Daud Sembiring, membenarkan bahwa kegiatan tersebut sudah mulai dikerjakan, termasuk pekerjaan awal di lapangan. Tangani 3 Kilometer Jalan Penanganan tahun ini mencakup sekitar 3 kilometer jalan. Pekerjaan meliputi peningkatan badan jalan dengan konstruksi aspal hotmix, pasangan batu, pembangunan drainase, galian biasa serta pekerjaan...

Kasus Lagu “Gapapa” Viral “Aku Ditidurin” Belum Usai, Ini Perkembangan Terbarunya

Gambar
Dairi Tiger — Kasus lagu “Gapapa” yang kembali viral setelah beredar dalam versi lirik yang diubah masih menjadi perhatian publik. Potongan lirik yang memuat kalimat “Aku ditidurin…” tersebut menuai kontroversi dan kemudian berkembang ke ranah hukum. Lagu “Gapapa” dikenal sebagai salah satu lagu yang dipopulerkan oleh Anisa Bahar . Dalam perkembangannya, muncul versi lain dengan perubahan lirik yang beredar di media sosial dan mendapat perhatian luas dari warganet. Perubahan Lirik Jadi Sorotan Perubahan lirik tersebut menjadi persoalan setelah pihak Anisa Bahar menyampaikan keberatan. Polemik kemudian berkembang menjadi persoalan hukum karena menyangkut penggunaan dan perubahan terhadap sebuah karya musik. Pihak yang terlibat dalam versi lagu tersebut antara lain Icha Chellow, Mala Agatha, dan DJ Zhuu . Ketiganya kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait polemik yang terjadi. Permintaan maaf tersebut disampaikan pada 20 Juli 2026 . Mereka juga menyatakan ke...

BGN Buka Tiga PO BOX Pengaduan MBG, Masyarakat Bisa Laporkan Temuan di Lapangan

Gambar
DAIRI TIGER | NASIONAL -   Badan Gizi Nasional (BGN) membuka tiga kanal pengaduan melalui mekanisme Post Office Box (PO BOX) untuk menerima laporan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan tersebut diumumkan Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono pada Jumat, 7 Agustus 2026. Tiga kanal tersebut dibedakan berdasarkan kelompok pelapor, yakni internal BGN, mitra dan yayasan, serta masyarakat umum. Langkah tersebut dilakukan BGN untuk memperkuat pengawasan dan membuka ruang bagi pihak-pihak yang ingin menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan MBG di lapangan. Tiga PO BOX Disediakan untuk Kelompok Berbeda Berdasarkan informasi yang disampaikan BGN, terdapat tiga nomor PO BOX dengan peruntukan berbeda. 1. PO BOX 2045 untuk Pengaduan Internal BGN PO BOX 2045 diperuntukkan bagi pengaduan dari lingkungan internal BGN. Kanal tersebut mencakup pegawai BGN, kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas, akuntan, hingga personel yang terlibat dalam operasional da...

Muncul Dugaan Bantuan Sosial Belum Sepenuhnya Tepat Sasaran, Verifikasi Data Dinilai Penting

Gambar
Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan berbagai bantuan sosial dari pemerintah bertujuan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Namun, di sejumlah daerah masih muncul keluhan dan informasi dari masyarakat mengenai dugaan penerima bantuan yang dinilai belum sesuai dengan kondisi ekonomi. Meski demikian, setiap dugaan tersebut perlu diverifikasi melalui mekanisme yang berlaku. Penetapan penerima bantuan umumnya mengacu pada data sosial yang dimiliki pemerintah dan hasil musyawarah di tingkat desa atau kelurahan. Agar bantuan semakin tepat sasaran, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain: • Pemerintah desa secara berkala memperbarui data warga berdasarkan kondisi terbaru. • Melakukan musyawarah desa secara terbuka sebelum menetapkan daftar penerima. • Memasang daftar penerima bantuan di tempat yang mudah diakses masyarakat sebagai bentuk transparansi. • Memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan keberatan atau usulan apabila menemukan data yan...

Pidato Prabowo soal Nuklir Iran Jadi Sorotan, Kedubes Iran Berikan Klarifikasi

Gambar
Jakarta – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai isu senjata nuklir Iran dalam sebuah pidato di hadapan kalangan pengusaha menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Potongan video pidato tersebut tersebar luas dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo membahas dinamika geopolitik global serta potensi meningkatnya perlombaan senjata di kawasan Timur Tengah. Pada bagian tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa terdapat anggapan Iran telah memiliki senjata nuklir dan mengaitkannya dengan kemungkinan negara-negara lain di kawasan terdorong untuk mengembangkan kemampuan serupa. Tak lama setelah pernyataan itu menjadi viral, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengeluarkan klarifikasi melalui akun resminya. Dalam pernyataan tersebut, Iran menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki dan tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir. Menurut Kedubes Iran, program nuklir yang dijalankan bertujuan untuk kepentingan d...